INILAH.COM, Jakarta - Produk holtikultural dalam negeri, khususnya buah-buahan, belum dapat bersaing dengan produk-produk luar negeri.
"Buah-buahan seperti jeruk, pir dan lain sebagainya masih kewalahan," kata Wakil Menteri Pertanian, Bayu Krisnamurthi di Gedung, Menko perekonomian, Senin (28/12).
Penyebabnya, kata dia, biaya produksi buah-buahan dalam negeri lebih mahal. Dengan begitu, harga buah dalam negeri tidak dapat bersaing. Agar buah-buahan lokal tetap dapat bersaing, Bayu menyarankan agar produsen lokal menyesuaikan produknya dengan selera masyarakat. "Cara menghadapi produk kita harus berbeda. cara lainnya adalah membangun selera," kata dia.
Adapun produk pertanian lokal, Bayu mengatakan, terjadi peningkatan pemasukan dari Rp800 juta menjadi Rp2,3 miliar. "Trade balance nya naik untuk pertanian," tukasnya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !