INILAH.COM, Jakarta Tim nasional Indonesia senior mengalami krisis kiper jelang menghadapi Oman pada lanjutan kualifikasi Piala Asia 2011. Baru Ferry Rotinsulu yang hadir pada latihan hari ini, Senin (28/12).
Dari tiga kiper yang dipanggil pelatih Benny Dollo untuk menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 6 Januari mendatang, baru kiper Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu yang bisa menghadiri latihan.
Dua kiper lainnya, Markus Haris Maulana (Arema Indonesia) belum bisa hadir karena sakit, sedangkan kiper Ahmad Kurniawan masih harus membela klubnya, Semen Padang, di Divisi Utama.
Sedangkan dua kiper lainnya, Dian Agus Prasetya (Pelita Jaya Karawang) dan kiper Persija Jakarta M Yasir, tidak bisa dipanggil karena cedera.
Saya akan menghubungi dokter untuk mengetahui sakit yang dialami Markus, ujar pelatih kiper timnas Indonesia senior, Sudarno, usai latihan timnas Indonesia senior di SUGBK, Senin (28/12) sore.
PSSI sendiri saat ini sedang berusaha untuk melobi Federasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk menambahkan kuota pemain dengan memasukkan seorang kiper. Hal ini diungkapkan oleh Ketua BTN Rahim Soekasah.
Sedikit agak rumit, karena AFC masih libur hingga 14 Januari sedangkan pertandingan dilakukan 6 Januari. Tapi, kami akan terus mencoba memasukkan satu kiper lagi, ujar Rahim.
Sudarno sendiri mengaku tidak khawatir dengan kondisi ini dengan berkilah masih banyak waktu untuk mengatasi krisis kiper. Meski begitu, Sudarno menegaskan dirinya belum memiliki pandangan siapa yang dipanggil jika PSSI berhasil melobi AFC.
Belum ada pandangan, dan ketika ditanya sejumlah wartawan mengenai peluang kiper Persipura Jayapura Jendry Pitoy, Sudarno menegaskan, Jendry juga oke.
Indonesia sendiri praktis membutuhkan kemenangan atas Oman jika ingin peluangnya lolos ke putaran final tetap terjaga. Charis Yulianto dan kawan-kawan masih berada di posisi buncit Grup B dengan tiga poin.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !