inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

KPK Tak Bisa Usut Korupsi 'Gurita Cikeas'

Headline
inilah.com /Wirasatria
Oleh: Fidela Hasworini
Selasa, 29 Desember 2009 | 21:22 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Dugaan adanya aliran dana dari yayasan-yayasan SBY ke dana kampanye pilpresnya, dibenarkan Wakil Ketua KPK Bibit S Rianto. Namun, KPK tidak memiliki wewenang mengusutnya.

Menurut Bibit, dugaan penyelewengan dana yang diungkap dalam buku 'Membongkar Gurita Cikeas' itu berada dalam ranah yayasan swasta. Sedangkan KPK tidak memiliki wewenang untuk menangani kasus korupsi yang melibatkan yayasan swasta.

"Menurut data kami, dana itu memang ada. Tapi kan kami tidak bisa menyelidikinya karena itu urusan swasta, kan yayasan itu swasta, jadi bukan kewenangan kami," kata Bibit di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (29/12).

Sementara itu Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan, M Jasin menambahkan, potensi penyalahgunaan wewenang memang sangat besar jika terlibat di yayasan swasta. "Apabila terlibat, potensi penyalahgunaan wewenangnya sangat besar," ujarnya.

Dalam buku karangan George Junus Aditjondro itu tertulis, selain melalui lebih dari selusin tim kampanye, penggalangan dukungan politis dan ekonomis bagi SBY dimotori oleh yayasan-yayasan yang berafiliasi ke SBY dan ke Ny. Ani Yudhoyono. Selanjutnya, yayasan-yayasan yang berfungsi sebagai bagian dari strategi public relationship keluarga Yudhoyono, ternyata tidak luput dari usaha penggalangan dana bagi perusahaan-perusahaan lama dan baru, yang kemungkinan besar juga menyumbangkan sebagian keuntungannya untuk biaya kampanye Partai Demokrat dan calon presidennya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.