Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
targus @ Rabu, 30 Desember 2009 | 19:46 WIB
Biasa bagi pihak-pihak yang sudah tau sebelumnya tetapi tidak berani angkat bicara. Masyarakat kan belum tau dan itu yang menyebabkan jadi luar biasa. Kalau benar biasa, kok sampai harus hilang dari pasar ya. Yang menanggapi ngak nyambung nih, berapa banyak buku "biasa" di pasar kok cuma yang ini yang hilang? Atau cuma buku ini yang biasa sementara buku selain buku ini luar biasa?