Sabtu, 26 Mei 2012 | 12:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jangan Biarkan Rematik Merajalela
Oleh:
web - Rabu, 30 Desember 2009 | 11:29 WIB
REMATIK banyak diderita masyarakat. Meskipun tidak langsung menyebabkan kematian, tetapi penyakit rematik bisa menyebabkan cacat. Paling tidak gejalanya sangat mengganggu sehingga bisa menghambat produktivitas.
Penyakit rematik dikenal sejak abad ke-5 sebelum masehi, istilah rematik berasal dari kata Rheumaticus (bahasa Yunani) dan Rheumatimus (bahasa Latin) yang berarti cairan tubuh dari otak menyebar ke sendi-sendi dan berbagai organ tubuh sehingga menyebabkan rasa nyeri.
Rhematoid Artristis adalah pembengkakan bagian tertentu pada jaringan ikat di tubuh yang kebanyakan menyerang tangan dan kaki. Pembengkakan dan penebalan pada sinovial mebranis (jaringan lunak) disertai perasaan tidak sehat, dan terkadang disertai demam, anemia, dan rasa panas.
Artristis Rhematoid adalah jenis gangguan yang luar biasa pada satu, dua atau bahkan hampir semua sendi pada tubuh dalam beberapa hari, minggu, bulan, tahun bahkan selamanya. Pada rhematoid artristis persendian jari tangan membengkak disertai tidak ada kekuatan untuk memegang. Rematik juga dapat diakibatkan oleh hormon kortek adrenal.
Rhematoid Artristis dapat menyebabkan kelumpuhan, tulang keropos, laju endap darah yang lebih cepat, dan lain-lain. Penyakit rematik menyerang sendi maupun yang bukan sendi. Penyakit rematik yang menyerang sendi ada tiga macam, yaitu:
1. Artristis; atau radang otot yang ditandai pembengkakan sendi (tumor, kemerahan, panas, nyeri dan gangguan gerak).
2. Atralgia; nyeri sendi tanpa disertai pembengkakan atau peradangan dan gangguan fungsi (gerakan sendi masih normal). Keadaan ini bisa menyertai semua penyakit infeksi bagi yang ditimbulkan basil atau virus.
3. Artrosis; nyeri sendi disertai tanda radang yang tidak lengkap tanpa pembengkakan, kemerahan, atau rasa panas.
Penyakit rematik yang bukan menyerang sendi disebut extra articulae atau penyakit rematik luar sendi. Keadaan ini banyak dijumpai pada penyakit sendi degeneratif.
Yang diserang adalah:
1. Ttendon; yaitu urat keras yang menghubungkan dengan otot atau tulang.
2. Bursa; yaitu pembungkus tendon.
3. Fackia; yaitu pembungkus otot.
4. Otot, yang disebabkan regangnya otot, atau sobeknya otot.
Rematik luar sendi banyak ditemukan pada olahragawan, pekerja pabrik, juru ketik, pemain piano, dan pekerja yang menggunakan satu sendi secara berlebihan atau terus menerus.
Gejala rematik adalah rasa sakit atau pegal linu dan kaku. Dapat terjadi pembengkakan, dan gangguan gerak, serta lemah otot. Rematik yang menahun dapat menimbulkan cacat di bagian tubuh yang kena.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.