INILAH.COM, Jakarta - Jumlah kunjungan wisatawan Arab Saudi ke Indonesia naik mencapai 51,4%. Padahal kunjuntan ke Malaysia mengalami penurunan mencapai 33,6%.
Hal itu dikutip dari data statistik wisata Arab Saudi pada 2008 yang dikeluarkan Lembaga Pariwisata dan Benda Bersejarah Arab Saudi baru-baru ini. Pada 2008 jumlah wisatawan Arab Saudi yang berkunjung ke Indonesia berjumlah 49.409 orang atau meningkat 51,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 32.619 orang, kata Kepala Bagian Penerangan Kedutaan Besar RI di Arab Saudi, Dharmakirty Rabu (30/12).
Dharmakirty juga menjelaskan bahwa jumlah kunjungan wisatawan Arab Saudi ke Malaysia pada 2008 justru menurun drastis yakni 33,6 persen dibanding tahun sebelumnya dari 124.855 orang menjadi 82.803 orang.
Sementara jumlah kunjungan wisata luar negeri yang di lakukan oleh warga Arab Saudi pada 2008 sebanyak lebih dari 4,7 juta kunjungan. Sebanyak 4,1 juta bermalam di negara tujuan dan sisanya 617 perjalanan pulang pada hari yang sama. Mereka menghabiskan biaya sekitar SR 19,6 miliar untuk biaya di luar negeri dan SR 5,8 miliar untuk transportasi.
Adapun tingkat hunian hotel yang dihabiskan selama di luar negeri sebanyak 42,2 juta malam, sebanyak 38 persen dilakukan pada liburan musim panas atau Juli-September, 8,3 persen pada Januari, 8,3 persen pada Oktober bertepatan dengan liburan Idul Fitri.
Sedangkan jumlah kunjungan wisata asing ke Arab Saudi pada 2008 sebanyak 17,7 juta kunjungan. Sebanyak 14,7 juta bermalam di Saudi dan sisanya 3 juta perjalanan pulang pada hari yang sama. Mereka menghabiskan biaya sekitar SR 36,5 miliar untuk biaya di Saudi dan SR 4,9 miliar untuk transportasi internasional.
Sementara tingkat hunian hotel yang dihabiskan wisatawan mancanegara di Saudi sebanyak 209 juta malam, sebanyak 56 juta malam atau 27 persen dilakukan pada Januari (Haji), 32 juta hari atau 15 perse dilakukan pada November.
Jumlah kunjungan wisatawan domestik adalah sebanyak 30 juta kunjungan. Sebanyak 28,8 juta bermalam dan sisanya 1,2 juta pulang pergi pada hari yang sama. Masa "peak seson" liburan domestik adalah pada Juli hingga September yaitu sebanyak 24 persen dari total kunjungan.
Jumlah hunian hotel selama 2008 bagi para wisatawan domestik sebanyak 199 juta malam dengan menghabiskan dana sebanyak SR 37,6 miliar. Daerah tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi adalah kawasan Negara Timur Tengah yaitu sebanyak 3.177.383 kunjungan, Asia Selatan 265.125 kunjungan, Eropa 214.181 wisatawan, Asia Timur dan Fasifik 221.338 kunjungan, ke Asia Tenggara 182.322 kunjungan dan Amerika 53.434 kunjungan.
Adapun lima negara yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan Arab Saudi adalah Mesir (650.000), Syiria (595.000), UEA (551.000), Bahrain (451.000) dan Jordania (285.000).
Jumlah kunjungan warga Saudi ke Indonesia mestinya dapat terus ditingkatkan karena jumlah warga Indonesia yang datang ke Saudi tiap tahunnya jauh berlipat-lipat melebihi jumlah warga Saudi ke Indonesia.
Jumlah warga Indonesia yang berkunjung ke Arab Saudi pada 2008 sebanyak 501.758 orang atau termasuk terbesar ke-9 setelah Kuwait, Mesir, UEA, Pakistan, Qatar, Syiria dan Bahrain. [*/hid]