INILAH.COM, Jakarta - Sepanjang 2009, total nilai transaksi bursa telah tercapai Rp975,41 triliun dengan rata-rata nilai transaksi bursa harian sebesar Rp4,06 triliun.
Demikian seperti dikutip dari siaran pers PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) di Jakarta, Rabu (30/12). Total frekuensi transaksi bursa sebesar 21,4 juta kali transaksi dengan rata-rata frekuensi transaksi bursa harian sebesar 89,525 kali transaksi hingga Desember 2009.
Total volume transaksi bursa di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencapai 1.53 triliun unit saham dengan rata-rata volume transaksi bursa harian sebesar 6.39 miliar unit saham.
Proses kliring transaksi bursa KPEI yang dilakukan secara netting mencapai efisiensi volume penyelesaian transaksi bursa rata-rata harian sebesar 62,32 % sehingga rata-rata harian volume efek yang diselesaikan hanya 37,68 % atau sebesar 2.117 miliar unit saham per hari. Efisiensi nilai penyelesaian transaksi bursa rata-rata harian sebesar 82,57 % sehingga rata-rata harian nilai penyelesaian dana hanya sebesar 17,43 % atau sejumlah Rp641,10 miliar.
Transaksi bursa yang penyelesaiannya dilakukan melalui mekanisme alternate cash settlement (ACS) oleh sejumlah 18 AK dengan total volume penyelesaian efek sebesar 33,77 juta unit saham yang nilai ACS sebesar Rp33,4 miliar.
Selama 2009 ini tidak ada kegagalan penyelesaian transaksi bursa atau gagal bayar. PME (Pinjam Meminjam Efek) KPEI juga telah mencatatkan transaksi pinjam meminjam efek dengan total frekuensi pinjaman sebanyak 608 transaksi, total volume efek sebesar 784,4 juta unit efek dengan total nilai sejumlah Rp2,51 triliun. PME KPEI baru dimulai pada Mei 2009 karena masih terdapatnya pengaruh dampak krisis ekonomi global pada bursa dunia dan regional termasuk di Indonesia pada pertengahan 2008.
Agunan milik Anggota Kliring (AK) yang dikelola oleh KPEI untuk 119 AK dengan 116 aktif dan 3 suspend dalam bertransaksi bursa mencapai Rp10.01 triliun per Desember 2009. Agunan tersebut terdiri dari agunan offline senilai Rp4,66 triliun dan agunan online sebesar Rp5,35 triliun. Posisi dana jaminan yang dikelola KPEI mencapai Rp1,17 triliun per 29 Desember 2009. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !