INILAH.COM, London Audi menginvestasikan 7,3 milyar euro (Rp 109,5 trilyun) untuk riset dan pengembangan berbagai model terbaru Audi tahun mendatang. Konsep tenaga listrik jadi andalan guna menyaingi penjualan BMW dan Mercedes.
Volkswagen akan menginvestasikan 7,3 milyar euro kepada Audi dalam jangka waktu tiga tahun ke depan untuk memantapkan posisinya bersaing melawan BMW dan Mercedes-Benz dalam merek kendaraan mewah. Investasi tersebut akan membantu Audi mengembangkan dan meluncurkan delapan model baru di pameran dan pasar pada tahun 2015, menambah jumlah kendaraan yang ditawarkan menjadi 42 model.
Diantara mobil baru yang direncanakan tersebut adalah Audi Q5 Hybrid, yakni kendaraan listrik pertama Audi. SUV Hybrid akan diluncurkan pada akhir tahun 2010 dan pemasaran pada tahun 2011.
Dengan rencana investasi kami di produk baru dan konsep mobilitas sebagai contoh adalah hadirnya daya dorong listrik maka kami menciptakan sebuah basis bagi perusahaan kami di pertumbuhan yang akan datang, ujar Anggota Badan Audi Axel Strotbek.
Kami akan berada dalam sebuah posisi keuangan bagi rencana investasi dari arus keluar-masuk finansial operasi kami, tambah Axel Strotbek.
Dengan uang investasi sebesar 5,9 milyar (Rp 88,5 trilyun) akan digunakan untuk riset dan pengembangan. Produk mewah akan memfokuskan kepada pengembangan produk baru, optimisasi lebih jauh dalam cara berkendara konvensional dan pengembangan model hybrid dan listrik. Jerman yang menanamkan melalui Neckarsulm dan Ingolstadt akan mendapatkan keuntungan yang paling banyak dari dana tersebut.
Kendaraan yang juga akan diperkenalkan tahun 2010 nanti antara lain Audi A1, Audi A7, Audi A8 dan R8 Spyder. Sedangkan mobil sport e-tron Audi akan diperkenalkan pada akhir tahun 2012.
Audi mengharapkan bisa menjual sekitar 925 ribu kendaraan di seluruh dunia tahun 2009 ini, dan akan meningkat menjadi 1,5 juta unit pada akhir tahun 2016. Sementara BMW tahun 2009 menargetkan 1,02 juta unit, Mercedes mencapai 950 ribu unit. Baik BMW dan Mercedes punya kesamaan target perluasan pada pertengahan dekade mendatang. [Tom]