Minggu, 27 Mei 2012 | 11:34 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kasus Century, Menkeu Minta Dukungan Bursa
Headline
Sri Mulyani - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Rosdianah Dewi
web - Rabu, 30 Desember 2009 | 19:46 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta dukungan untuk menghadapi gencarnya tudingan terhadapnya atas kasus penyelamatan Bank Century.

"Don't let bet this battle alone," ujarnya dalam dialog yang bertajuk "Memantapkan Pasar Modal Menuju Pertumbuhan Yang Berkelanjutan" di hadapan para media, pelaku pasar modal dan para tamu undangan, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (30/12).

Ia menyebutkan, keputusan tersebut diambil berdasarkan pengalamannya sebagai seorang ekonom selama bertahun-tahun. "Saya bukan ekonom yg tiba-tiba, lalu pengalaman saya membandingkan, tidak banyak negara waktu saya duduk di IMF ini semua memberikan perangkat analisis yang memadai bagi saya untuk membaca sebuah masalah," paparnya.

Sementara mengenai keputusan tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan wawancara investigasi pada dirinya. Ia juga mengatakan, dirinya siap untuk diajak diskusi 24 jam mengenai alasan-alasan teoritis dikeluarkannya keputusan bail out tersebut. "Soal metodologi saya mau (siap) 24 jam beradu soal metodologi, data, dan cara analisa," kata dia.

Menkeu menegaskan, jika ingin membicarakan masalah perbankan, maka juga harus melihat kondisi jika panda mau bicara kondisi perbankan "Harus lihat juga tekanan datang dari berbagai hal, seperti nilai tukar, BI Rate, dan yield SUN yang naik," tuturnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
Bajul
Sabtu, 2 Januari 2010 | 16:31 WIB
Kami rakyat lebih percaya pada Sri Mulyani yg cerdas & kompeten dari pada anggota Pansus yg goblok2. Tahun 2014 Sri Mulyani akan jadi Presiden seperti Mammohan Sing di India. Pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan mencapai 12%
joko tingkir
Kamis, 31 Desember 2009 | 10:13 WIB
gue setuju sekali sama komentar warren buffet
Warren Buffet
Rabu, 30 Desember 2009 | 23:00 WIB
Kalau begini cara kerja DPR yang membentuk Pansus atas dasar Curiga saja, maka bagaimana kalau 1-2 tahun mendatang, ada Bank yang kolaps, apakah ditutup saja walaupun akan berdampak sistemik terhadap keuangan dan ekonomi negara ? Jika tidak ditutup dan diselamatkan seperti Century ini, anda akan resiko kena Pansus lagi (berdasarkan curiga), jangan2 karena ada 1 atau 2 nasabah besar sehingga ditolong. DPR SUDAH menciptakan kondisi yang akan sangat berbahaya terhadap ekonomi negara ini, jika ada bank yang kolaps lagi, antara ditolong atau ditutup walaupun ekonomi akan hancur? atau mungkin menghadapi Pansus lagi? Kalau saja dlm 1 tahun ada Bank kolpas....siapa yang menjamin akan aman? Mereka2 itu hanya ngomong setelah kejadian bhw Century kalau ditutup aman2 saja (ini sama saja dengan pendapat anak2) dan kebetulan tidak ditutup. Suatu wkt kalau ada dilema begini lagi, saya jamin, sok pintar akan bermunculan, pro kontra muncul, mau jadi apa begini terus?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.