INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta dukungan untuk menghadapi gencarnya tudingan terhadapnya atas kasus penyelamatan Bank Century.
"Don't let bet this battle alone," ujarnya dalam dialog yang bertajuk "Memantapkan Pasar Modal Menuju Pertumbuhan Yang Berkelanjutan" di hadapan para media, pelaku pasar modal dan para tamu undangan, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (30/12).
Ia menyebutkan, keputusan tersebut diambil berdasarkan pengalamannya sebagai seorang ekonom selama bertahun-tahun. "Saya bukan ekonom yg tiba-tiba, lalu pengalaman saya membandingkan, tidak banyak negara waktu saya duduk di IMF ini semua memberikan perangkat analisis yang memadai bagi saya untuk membaca sebuah masalah," paparnya.
Sementara mengenai keputusan tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan wawancara investigasi pada dirinya. Ia juga mengatakan, dirinya siap untuk diajak diskusi 24 jam mengenai alasan-alasan teoritis dikeluarkannya keputusan bail out tersebut. "Soal metodologi saya mau (siap) 24 jam beradu soal metodologi, data, dan cara analisa," kata dia.
Menkeu menegaskan, jika ingin membicarakan masalah perbankan, maka juga harus melihat kondisi jika panda mau bicara kondisi perbankan "Harus lihat juga tekanan datang dari berbagai hal, seperti nilai tukar, BI Rate, dan yield SUN yang naik," tuturnya. [mre/hid]