inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Century Berlarut, Pasar Modal Over Hang

Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Rosdianah Dewi
Rabu, 30 Desember 2009 | 19:50 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Managing Director PT Reliance Securities Steve Susanto mengungkapkan, pelaku pasar mulai merisaukan kasus Century karena dikhawatirkan akan pengaruhi pada pasar modal.

"Sebenarnya istilah yang paling populer saat ini, itu sistemik. Sampai sejauh mana pansus bisa mengakibatkan sistemik. Maksudnya, apakah Pansus mampu mengubah, mengikuti permintaan mereka. Misalnya Sri Mulyani dan Boediono mundur," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (30/12).

Ia menuturkan, mundurnya Menkeu Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono dipastikan akan mempengaruhi kondisi pasar modal karena akan menyebabkan ketidakpastian pasar. Padahal, selama ini investor pasar modal dipengaruhi oleh stabilitas politik dan ekonomi bangsa. "Selama itu tejadi, pasti akan ada over hang di pasar modal. Ini potensinya berapa besar?" tukasnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
Warren Buffet @ Rabu, 30 Desember 2009 | 22:28 WIB
Capek se-kali lagi capek, mengurus negara ini, Ribut terus, ribuuuutt...saja! saling curiga, saling banyak komentar, saling banyak sok pintar, saling pahlawan kesiangan dan saling menjelekkan presiden negaranya sendiri. Kalau Mengukur kemajuan dengan Negara lain, kita ini seolah masih berjalan kaki, mereka sudah terbang dengan pesawat jet. Rakyat mereka sudah bertambah makmur, rakyat kita masih "makan 2 kali sudah beruntung".Pemerintah kita ini seolah pintarnya hanya ribut terus, dari dulu ribut terus dalam LINGKARAN SETAN, JADI berputar terus di lingkaran ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.