INILAH.COM, Jakarta - Banyak perubahan-perubahan yang telah dilakukan Gus Dur terhadap Indonesia. Salah satunya adalah membuat Istana Negara tak lagi menjadi tempat sakral.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto di kediaman Gus Dur, Ciganjur, Jakarta, Rabu (30/12). Menurut Bibit, Gus Dur merupakan tokoh nasional dan negarawan yang berani melakukan perubahan.
"Salah satunya membuat istana tidak lagi menjadi tempat yang sakral. Cuma Gus Dur yang berani pakai kolor di Istana, karena dia itu selera humornya memang tinggi," kenang Bibit.
Gus Dur wafat di RSCM Jakarta pada pukul 18.45 WIB. Gus Dur wafat usai dijenguk Presiden SBY. Sebelumnya, kondisi Gus Dur sempat membaik saat awal dirawat di RSCM pada 26 Desember lalu. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !