INILAH.COM, Bogor - Santri dari berbagai pesantren di Kabupaten maupun Kota Bogor, Jawa Barat, melakukan shalat gaib, mendoakan almarhum mantan Presiden RI ke-4, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
Pimpinan Pesantren Al-Fatah, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, HM Saepul Milah, Rabu (30/12), mengatakan, pihaknya bersama ratusan santri setempat melakukan shalat gaib atas wafatnya Gus Dur.
"Kami melakukan shalat gaib mendoakan agar arwah Gus Dur diterima Allah SWT serta semua amalnya dibalas ganjaran setimpal," kata Saepul Milah.
Menurut Saepul Milah, Gus Dur merupakan tokoh bangsa yang memiliki teladan. Kepergiannya merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi komunitas pesantren dan warga NU, namun bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan.
"Teladan yang ditunjukkan Gus Dur semasa hidup, harus diinternalisasi oleh semua pihak. Gus Dur menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas segala-galanya dan selalu berjuang untuk mewujudkan keadilan bagi umat manusia," terangnya.
Asep Zulfikor dari Pesantren Al-Falakiyyah Kota Bogor mengutarakan, para santri di pesantrennya juga melaksanakan shalat gaib bagi Gus Dur. "Gus Dur tokoh teladan bagi bangsa Indonesia. Jasanya tak terhingga, karena itu sewajarnya kita berterima kasih atas apa yang tekah dilakukannya dengan memberikan penghormatan terakhir melalui shalat gaib," ujar dia.
Selain shalat gaib, santri Pesantren Al-Falakiyyah juga akan melaksanakan tahlil bersama selama sepekan penuh. "Kami akan menggelar tahlil bersama selama sepekan. Semoga amal Gus Dur diterima Allah SWT dan kita diberikan tokoh teladan bangsa yang lebih baik," katanya berharap. [*/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !