INILAH.COM, Jakarta- Abdurahman Wahid telah wafat. Di mata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, Gus Dur adalah manusia multi-dimensi. Inilah kenangannya.
"Saya lihat beliau sebagai manusia multi dimensi. Seorang kyai, seniman, budayawan, pemerintah. Manusia yang langka," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (31/12) yang mengaku sangat kehilangan kepergian Gus Dur.
Menurut Fadli Zon, kehidupan di Indonesia akan lebih berwarna dan bersih jika dipimpin oleh orang-orang multi dimensi seperti Gus Dur. Gus Dur, lanjut Fadli, di balik sosoknya yang suka bergurau dan bercanda sebenarya berusaha memberikan nasehat. Karena di balik gurauannya tersebut ada makna yang terkandung di dalamnya.
"Orang seringkali hanya melihat luarnya saja. Padahal apa yang disampaikan itu dalam dan merupakan suatu kegalauan. Sosok
pemikirannya pun patut diteladani," tuturnya.
Fadli menambahkan bahwa dirinya sudah lama kenal dengan Gus Dur dan terakhir bertemu beberapa bulan lalu. Bahkan, kata dia Gerindra mempunyai kedekatan cukup dengan Gus Dur karena masa kampanye.[mvi/ims]