INILAH.COM, Jakarta - Jasa Marga Tbk selama 2009 telah melayani 918 juta transaksi kendaraan yang melintas di jalan tol. Transaksi terbanyak dilakukan dari tol dalam kota.
Demikian dikatakan Direktrur Operasional Jasa Marga Adityawarman dalam keterangan resmi yang dikeluarkan Jumat (1/1). "Volume lalu lintas transaksi terbesar terjadi di jalan tol dalam kota Jakarta yang mencapai lebih dari 252 juta kendaraan selama tahun 2009," jelasnya di Jakarta.
Jumlah ini tersebar di 13 ruas tol yang dioperasikan Jasa Marga baik yang ada di Jabodetabek, maupun di Jawa Barat, Semarang, Surabaya dan Belmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa. "Tol dalam kota memberikan sumbangan transaksi paling banyak sepanjang 2009. Kondisi ini sama denga tahun sebelmnya, ujarnya.
Kontribusi berikutnya dari ruas tol Jakarta-Cikampek mencapai 128 juta kendaraan, kemudian tol Jagorawi dan Jakarta-Tangerang yang masing-masing lebih dari 119 juta kendaraan.
Dengan demikian tahun 2009, diperkirakan Jasa Marga memperoleh pemasukan dari pendapatan tol sebesar Rp3,6 triliun, atau meningkat sekitar 7% dibanding tahun 2008 yang mencapai Rp3,35 trilun. Jasa Marga menargetkan pendapatan di tahun 2010 naik menjadi Rp4,4 triliun. Angka ini berarti naik sekitar 22% dari proyeksi pendapatan tahun ini sebesar Rp3,6 triliun.
Pada akhir triwulan I/ 2010, Jasa Marga diperkirakan menyelesaikan pembangunan jalan tol Semarang-Ungaran sepanjang 11,3 km. Tol ini merupakan bagian dari ruas Semarang-Solo dan Waru-Sepanjang sepanjang 2,3 km pada awal triwulan II/2010 yang merupakan bagian dari Tol Surabaya-Mojokerto. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !