INILAH.COM, Jakarta SMS yang menyebutkan hari kiamat akan jatuh pada hari Jumat telah beredar. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan mengimbau agar masyarakat mengacuhkan SMS sesat itu.
"Cuekin saja sms itu. Itu kerjaannya orang iseng saja yang mau mengacaukan. Buat apa menanggapi sesuatu yang iseng itu," ujar Amidan kepada INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (2/1).
Saat disinggung mengenai isi sms yang menyebutkan banyaknya hari besar agama yang jatuh tepat pada hari Jumat, maka kiamat nantinya juga akan jatuh pada hari Jumat, Amidhan mengatakan hal tersebut hanya kebetulan. Ia mengaku, tidak percaya dengan ilmu Neumorologi.
"Ah, itu kan hanya kebetulan saja. Saya tidak percaya dengan ilmu Neumorologi. Jadi jangan percaya lah dengan sms itu," imbaunya.
Amidhan juga meluruskan tentang isi sms yang menyebutkan bahwa dalam Al-Quran kiamat telah ditetapkan jatuh pada hari Jumat. "Hadist ataupun ayat Al-Quran tidak ada yang menyebutkan kapan hari kiamat akan datang. Itu rahasia Allah, tidak ada seorang pun mengetahuinya," pungkasnya.
Sebelumnya, telah beredar SMS yang menyebutkan, kiamat akan jatuhnpada hari Jumat. Tidak jelas SMS ini berasal dari siapa, yang pasti SMS ini adalah SMS berantai yang sudah menyebar ke banyak orang. Bunyi SMS itu adalah:
27 November 2009: Idul Adha, jatuh pada Hari Jumat
25 Desember 2009: Hari Natal, jatuh pada Hari Jumat
1 Januari 2009: Tahun Baru, jatuh pada Hari Jumat
26 Februari 2010: Maulid Nabi, jatuh pada Hari Jumat
2 April 2010: Wafat Yesus Kristus, jatuh pada Hari Jumat
28 Mei 2010: Hari Raya Waisak, jatuh pada Hari Jumat
10 September 2010: Hari Raya Idul Fitri, jatuh pada Hari Jumat
Ingat! dalam Al Quran sudah disebutkan!!! Bahwa KIAMAT juga terjadi pada Hari Jumat!!![mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !