inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

2010, KLBF Bidik Pendapatan Tumbuh 15%

Headline
istimewa
Oleh: Agustina Melani
Minggu, 3 Januari 2010 | 11:41 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menargetkan, pertumbuhan pendapatan sekitar 14-15 % pada 2010.

Demikian dikatakan Corporate Secretary KLBF Vidjongtius, saat ditemui pada penutupan perdagangan saham di Jakarta, Rabu (30/12).

Vidjongtius juga mengatakan, pihaknya menargetkan pertumbuhan laba bersih bisa mencapai sekitar 20 % pada 2010.
Terkait aksi korporasi, Vidjongtius mengatakan, KLBF akan menerbitkan obligasi pada semester I 2010. Namun, pihaknya belum mengadakan beauty contest untuk penerbitan obligasitersebut. "Saat ini beauty contest lebih mudah," tutur Vidjongtius.

Ia menambahkan, KLBF akan menerbitkan obligasi senilai Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun pada semester I 2010.

Seperti diketahui, KLBF berniat untuk melakukan joint venture baik dengan investor lokal ataupun asing pada 2010. "Dengan joint venture, lebih mudah dibandingkan akuisisi dan resikonya lebih kecil. Setelah melakukan joint venture maka perusahaan akan memikirkan langkah berikut untuk membuat produk apa," jelas Vidjongtius.

Dalam siaran pers yang diterima INILAH.COM beberapa waktu lalu, kontribusi terbesar untuk perusahaan berasal dari divisi distribusi dan kemasan sekitar 35 % terhadap total penjualan bersih perseroan.

Pada semester pertama tahun 2009 penjualan bersih dari divisi distribusi dan kemasan mencapai Rp 1,4 triliun atau tumbuh sebesar 18% dari Rp 1,2 triliun pada semester pertama 2008.

Kontribusi kedua berasal dari divisi obat resep sebesar 26 % terhadap total penjualan bersih sebesar Rp 1,08 triliun pada semester pertama 2009 atau tumbuh sekitar 19,5 % dari Rp 903 miliar untuk semester pertama tahun 2008.

Divisi produk kesehatan memberikan kontribusi sebesar 19% terhadap total penjualan bersih perseroan. Penjualan bersih mencapai Rp 797 miliar pada semester pertama 2009 atau tumbuh sekitar 3,7 % dari Rp 769 miliar pada semester pertama 2008.

Faktor utama peningkatan tersebut karena membaiknya penjualan produk minuman.Sedangkan divisi nutrisi memberikan kontribusi sebesar 20% terhadap total penjualan bersih dengan penjualan bersih sebesar Rp 867 miliar pada semester pertama 2009 atau tumbuh sekitar 4,5 % dari Rp 829 miliar pada semester pertama 2008. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.