INILAH.COM, Jakarta - Tidak hanya usulan agar diberi gelar pahlawan. Almarhum mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid juga diusulkan agar namanya mengantikan Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat tempat markas PBNU.
"Bukan hanya sebagai Pahlawan Nasional, saya juga mengusulkan agar Abdurahman Wahid dijadikan sebagai nama jalan menggantikan nama Jl. Kramat Raya, tempat kantor PB NU berdomisili," imbuh politisi muda PDIP Budiman Sudjatmiko, kepada INILAH.COM di Jakarta, Senin (4/2).
Mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini menilai, usulan dari berbagai pihak agar Gus Dur diberi gelar gelar pahlawan merupakan hal yang lumrah. "Jikapun ada motivasi politis, tentu merupakan motivasi politik kenegaraan dan kebangsaan untuk menjaga nilai demokrasi, HAM dan pluralisme," ujar Budiman.
Apalagi, menurut Budiman, dedikasi mantan Ketua Umum PBNU tersebut selama ini terhadap bangsa Indonesia begitu besar. "Dengan adanya kategori pahlawan nasional seperti itu, maka diharapkan bangsa Indonesia bisa terus menerus diingatkan untuk menjaga nilai-nilai tersebut," pungkas Budiman. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !