inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Gelar Pahlawan Soeharto-Gus Dur

PDIP: Gus Dur Dulu Lah!

Headline
Pramono Anung - inilah.com /Wirasatria
Oleh: Fidela Hasworini
Senin, 4 Januari 2010 | 12:40 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Dukungan pemberian gelar pahlawan kepada Gus Dur terus mengalir. PDIP, akan mengusulkan gelar pahlawan itu untuk Gus Dur terlebih dahulu, kemudian menyusul untuk Soeharto.

"PDIP mengusulkan Gus Dur dulu lah," ujar Sekjen Pramono Anung di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/1), saat menjawab pertanyaan tentang gelar pahlawan untuk Almarhum Soeharto.

Hal itu, menurut Pram, dilakukan PDIP karena bila melihat secara keseluruhan dari jasa-jasa Gus Dur, maka Presiden RI ke 4 itulah yang layak menyandang gelar pahlawan nasional.

"Jika pun ada persoalan pada waktu itu, itu kan catatan sejarah. Anggota dewan, dalam hal ini pemerintah harusnya menyepakati karena apa yang terjadi waktu itu lebih pada peristiwa politik, bukan karena kesalahan yang dilakukan," jelas Wakil Ketua DPR ini.

Pram berpendapat, untuk pemberian gelar pahlawan kepada Gus Dur tidak perlu dilakukan rehabilitasi nama baiknya. "Karena dalam hal ini tidak perlu mengorek hal yang sudah lewat dan MPR kan sudah memutuskan dan keputusan MPR waktu itu kan sudah jelas. Tapi tidak menyangkut hal yang jadi kontribusi dan jasa Gus Dur yang selama ini diberikan pada bangsa," imbuhnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
Bima guna @ Senin, 4 Januari 2010 | 15:09 WIB
harusnya Soeharto juga layak jadi Pahlawan Nasional. Aq belum tahu jasa apa yang telah diberikan Gus Dur untuk Bangsa dan Negara serta Rakyat Indonesia.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.