Senin, 28 Mei 2012 | 20:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Minta Soeharto Gelar Pahlawan
Golkar Kekanakan-kanakan
Headline
Arbi Sanit - inilah.com/Dokumen
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Senin, 4 Januari 2010 | 13:55 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sikap Partai Golkar tak relevan menghubungkan penganugrahan gelar pahlawan kepada mantan Presiden Abdurrahman Wahid dengan Soeharto. Permintaan itu belebihan dan terkesan kekanakan-kanakan.

"Nggak bisa begitu dong, apa hubungannya, itu terlalu kekanakan," kata pengamat politik UI Arbi Sanit kepada INILAH.COM di Jakarta, Senin (4/1).

Sebelumnya fungsionaris Golkar Priyo Budi Santoso mengemukakan bahwa mantan Presiden Soeharto pun layak menyandang gelar pahlawan nasional sama seperti Gus Dur. Soeharto adalah sosok Bapak pembangunan yang telah banyak berjasa bagi negara.

"Sangat tidak rasional, Gus Dur itu banyak jasanya sebagai tokoh pluralis, kulturis, dan demokrasi terhadap pers," tutur Arbi.

Sikap tersebut, menurut Arbi justru merugikan Golkar sendiri. Publik akan menganggap Golkar masih bersinggungan dengan kekuasaan Orba. "Golkar sudah membuktikan bahwa mereka telah gagal mereformasi diri (partai)," tandas pria berkuncir ini. [ikl/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.