INILAH.COM, Jakarta - Ketua DPP Bidang Legislasi dari Partai Golkar Priyo Budi Santoso tetap bersikeras supaya selain Gus Dur Mantan Presiden Soeharto mendapatkan gelar pahlawan.
"Sepenuhnya kami dari Golkar mendukung Gus Dur menjadi pahlawan nasional. Bersama itu kami juga mengusulkan supaya Pak Harto menjadi pahlawan nasional," ujar Priyo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/1).
Menurut Priyo, dua putra terbaik bangsa ini sangat besar jasanya. Terlepas dari kontroversi yang pernah terjadi pada mereka. "Itulah yang kami coba usulkan dan sudah beberapa kali, kita sudah ajukan resmi," katanya.
Priyo juga menyatakan, bahwa semua pemimpin Indonesia tidak ada yang sempurna. Sehingga menurutnya tidak perlu ada ada sidang untuk merehabilitasi nama mereka berdua.
"Saya kira tidak perlu. Yang penting adalah esensinya," kata dia.
Ditambahkan Priyo, untuk membuat seseorang mendapatkan helar pahlawan perlu persetujuan dari Dewan Gelar dan Jasa yang hingga kini belum dibentuk dengan anggota 7 orang. "Ini prosedural jangan menghalangi niat kita. Kedua beliau sudah sangat patut dan layak. Masing-masing ada kesalahan, kontroversial manusia biasa," imbuhnya.
Untuk itu, dirinya menyatakan mengusulkan kepada Presiden secepatnya membentuk Dewan Gelar yang berisi orang kredibel, orang berpengaruh baik dari kalangan akademisi maupun militer.
"Kedua beliau sangat layak. Kita tradisikan lagi pemimpin bangsa yang jumlahnya sedikit itu kita anugerahi gelar pahlawan," pungkasnya. [mvi/mut]