Senin, 28 Mei 2012 | 20:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Gelar Pahlawan Gus Dur
PDIP: DPR-SBY Rapat Tertutup
Headline
Tjahjo Kumolo - inilah.com /Dokumen
Oleh:
web - Senin, 4 Januari 2010 | 15:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ketua Fraksi PDIP di DPR RI, Tjahjo Kumolo, meminta DPR menggelar rapat konsultasi tertutup dengan Presiden SBY terkait pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk Gus Dur.

Permintaan bernada desakan itu dinyatakannya, di hadapan Sidang Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/1). Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua DPR RI Marzuki Alie baru saja memimpin rapat paripurna pembukaan masa sidang kedua tahun 2009-2010, yang berlangsung secara terbuka.

Dalam acara itulah, Tjahjo Kumolo mendesak Marzuki Alie segera mengadakan konsolidasi serta Rapat konsultasi tertutup dengan Presiden SBY. "Menurut kami, selain masalah tersebut, perlu adanya rapat konsultasi pimpinan yang jelas sesuai jadwal guna membahas masalah aktual yang ada, katanya.

Namun, juru bicara dari Fraksi Partai Golkar, Nurdiman Munir, ketika mendapat kesempatan berbicara, dengan lantang meminta Rapat Pimpinan juga mengagendakan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada mantan Presiden Soeharto.

Sementara itu, anggota FPG lainnya, Nurul Arifin mengakui, Gus Dur merupakan tokoh bangsa yang menjunjung tinggi pluralisme. "Dan karenanya perlu ada ketegasan dari Ketua DPR RI Marzuki Alie untuk menetapkan Gus Dur sebagai tokoh pluralisme bangsa," ujarnya. [*/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.