INILAH.COM, Jakarta - Hari Pahlawan 10 November, akan menjadi hari bersejarah bagi keluarga Gus Dur. Karena, SBY akan memberikan gelar pahlawan untuk Gus Dur pada hari itu.
"Tidak tertutup kemungkinan. Tapi yang pasti lazimnya pemberian gelar pada saat momen hari-hari besar. Jadi, tidak serta merta presiden memberikan gelar kepada seseorang tidak dalam konteks hari-hari besar," ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa usulan untuk menjadikan mantan presiden Soeharto sebagai pahlawan juga akan dipertimbangkan oleh tim tersebut.
"Ada sebagian kalangan mengusulkan agar Pak Harto juga diberikan gelar pahlawan, semuanya nanti akan diterima sebagai masukan yang akan dipertimbangkan," katanya.
Gus Dur telah wafat Rabu (30/12) pukul 18.45 WIB di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, di usianya yang ke 68 tahun Gus Dur dan telah dimakamkan disamping makam kakeknya KH Hasyim Ashari di Pesantren Tebu Ireng Kabupaten Jombang Jawa Timur.
Sebelumnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak, agar pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Sekretaris Umum PKB Provinsi Sulbar, Muh. Yahya Hanafi mendesak, agar penetapan Gus Dur sebagai pahlawan Nasional segera dilakukan pemerintah secepatnya yakni sebelum 40 hari masa meninggalnya Gus Dur. [*/mut]