Minggu, 27 Mei 2012 | 11:41 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PLN Minta Tambahan Marjin Jadi 8% di 2010
Headline
Mustafa Abubakar
Oleh:
web - Selasa, 5 Januari 2010 | 09:24 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT PLN (Persero) rencananya akan meminta tambahan marjin di 2010 sebesar 3% menjadi 8% dari sebelumnya 5%.

Hal ini disampaikan Menneg BUMN Mustafa Abubakar di jakarta, Selasa (5/1). Tentu saja, lanjutnya, kondisi keuangan PLN akan menjadi lebih baik dengan adanya tambahan marjin ini. Hal ini akan memperkuat bargaining position PLN di mata perbankan. "Karena untuk meningkatkan instalasi, PLN perlu tambahan modal dan tidak cukup dengan bantuan dari Pemerintah saja. Untuk pinjaman pihak ketiga posisi keuangan pLN sangat menentukan," ujarnya.

Dengan adanya marjin saat ini sebesar 5% yang diberikan dalam di APBN 2009, posisi keuangan PLN menjadi sehat. Malah ada prediksi keuntungan PLN bisa mencapai Rp7 triliun. Dengan demikian, posisi tawar PLN terhadap bank untuk mendapatkan kredit menjadi lebih kuat.

Apalagi, tambahnya, kalau 2010 disetujui tambahan marjin dari 5% menjadi 8%, posisi tawar PLN menjadi lebih baik lagi terhadap perbankan. Ada rumus, 1% saja tambahan marjin, bargaining kepada bank bisa meningkat menjadi Rp7-8 triliun.

Jadi kalau ada tambahan 3% marjin di 2010, berarti akan ada tambahan bargaining position sekitar Rp21-24 triliun dana pihak ketiga masih bisa diperoleh PLN.

Dengan skema pembiayaan seperti tadi diharapkan seluruh kebutuhan untuk menormalkan existing condition PLN menjadi terpenuhi. Misalnya dengan dana yang diperlukan Rp32 triliun untuk menyehatkan itu semua, diharapkan seluruh kebutuhan untuk merawat dan mencadangkan instalasi yang ada ini akan dapat terpenuhi. "Dengan demikian dalam 10 bulan ke depan kita harapkan ini bisa normal semua. Tapi ini baru untuk mempertahankan existing condition, belum berbicara pertumbuhan."

Untuk penanganan menyeluruh, PLN perlu dana yang kuat dan adanya back up teknis. PLN akan membeli 12 trafo ke China yang dugunakan untuk standby dan mengganti yang sudah aus. "Dengan adanya standby trafo ini sehingga kalau ada yang rusak sudah siap dioperasikan tidak seperti di Cawang kemaring, di mana kita tidak memiliki cadangan sama sekali," tukasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.