inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Situs PM Spanyol Dibajak Mr Bean

Headline
elmundo.es
Oleh: Syamsudin Prasetyo
Selasa, 5 Januari 2010 | 12:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta Situs resmi pemerintah Spanyol di Uni Eropa www.eu2010.es dibajak oleh peretas komputer. Mr Bean yang ceroboh disamakan dengan perilaku PM Spanyol Zapatero yang tidak berhasil mengatasi permasalahan ekonomi.

Seorang peretas (hacker) yang tidak teridentifikasi berhasil meretas atau membajak situs resmi presidensial Spanyol untuk keanggotaan di Uni Eropa, memasukkan wajah dengan senyum lebar karakter Mr Bean.

Kemiripan perilaku ceroboh karakter yang dimainkan oleh aktor Inggris Rowan Atkinson dengan Perdana Menteri Sosialis Spanyol Jose Luis Rodriguez Zpatero telah menjadi bahan guyonan di Spanyol selama beberapa tahun.

Edisi terbaru koran terbesar Spanyol El Pais menampilkan gambar kartun Zapatero sebagai Mr Bean di atas artikel yang mengkritik kebijakan pemerintah dalam mengatasi ekonomi, di mana angka pengangguran telah lebih dari dua dali lipat dari tahun sebelumnya yakni sekitar 19%.

Seorang petugas di kantor Zapatero mengkonfirmasi bahwa ada celah keamanan yang merusak halaman situs http://www.eu2010.es/ terutama untuk menandai 6 bulan keanggotaan presidensial Spanyol di Uni Eropa. Tapi tidak ada informasi tambahan di situs yang telah dibajak tersebut.

Koran Spanyol E l Mundo memberikan tampilan link diantaranya, http://www.elmundo.es/elmundo/2010/01/04/union_europea/1262610678.html yang hadir wajah Mr Bean di halaman depan situs dengan tambahan tulisan Hi There! menyapa pengunjung yang hadir.

Pemerintah Spanyol memberikan tanggapan dengan melarang warga Spanyol mengunjungi situs yang dibajak tersebut, dengan alasan mengandung virus atau malware tertentu yang dapat membahayakan pengunjung situs.

Serangan yang terjadi diperkirakan merusak sebuah sistem yang rentan yang disebut dengan XSS (cross site scripting). Agar serangan tersebut efektif, biasa para peretas harus mengkombinasikan dengan teknik tambahan yang menipu pengguna mengklik link yang mengandung virus tertentu, ujar perwakilan pemerintah.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.