INILAH.COM, Jakarta - Perum Pegadaian akan menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun pada 2010. Rencananya, obligasi tersebut akan terdiri dari obligasi konvensional senilai Rp1,5 triliun dan sukuk senilai Rp500 miliar.
Hal itu dikatakan Direktur Keuangan Pegadaian Budiyanto, Selasa (5/1/). "Rencananya kita akan menerbitkan obligasi sebesar Rp2 triliun," katanya.
Untuk rencana tersebut, pihaknya berencana akan menggunakan laporan keuangan Desember 2009. Sementara itu, pihaknya baru akan menentukan siapa penjamin emisi (underwritter) pada Maret 2010 mendatang.
Ia mengatakan, dana hasil obligasi tersebut akan dipergunakan untuk menutupi investasi sebesar Rp7 triliun pada 2010 ini. Yakni dalam rangka memenuhi target omzet 2010 yang sebesar Rp75,85 triliun.
Dengan adanya obligasi sebesar Rp2 triliun, sisa kebutuhan dana sebesar Rp7 triliun tersebut akan didapatkan dari pinjaman perbankan sebanyak Rp4 triliun. "Sudah ada empat bank yang melamar, Bank Mandiri, BRI, BCA dan BNI," ungkapnya.
Sementara itu, sisanya yang sebesar Rp1 triliun akan dicadangkan dari pasar uang jangka pendek. "Yang Rp1 triliun dicadangkan dari pasar uang jangka pendek. Kalau likuditas baik, relatif murah. Kita tarik dana ketika membutuhkan yang sifatnya variabel," tuturnya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !