inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

'Gus Dur Wafat Dijadikan Hari Pluralisme'

Headline
Abdurrahman Wahid - inilah.com /Wirasatria
Oleh:
Selasa, 5 Januari 2010 | 20:37 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Tidak hanya menjadikan sebagai pahlawan nasional dan nama jalan. Hari meninggalnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid juga diusulkan sebagai hari Pluralisme.

"Untuk melestarikan semangat dan perjuangan Gus Dur, kami Komunitas Lintas Iman mengusulkan tanggal meninggalnya Gus Dur, 30 Desember, diperingati sebagai hari pluralisme Indonesia," imbuh perwakilan Kelompok Lintas Iman, Ahmad Syafii Ma'arif, di Jakarta, Selasa (5/1).

Mantan Ketua PP Muhammadiyah ini mengatakan, pihaknya akan sangat menghargai jika pemerintah menyambut usulan tersebut. Kalaupun usulan tersebut tidak diterima, mereka akan mendorong seluruh kekuatan masyarakat untuk menjadikan tanggal tersebut sebagai hari pluralisme.

Sedangkan menurut Romo Benny Susetyo, dengan adaanya usulan pemberian gelar pahlawan kepada yang diberikan kepada Gus Dur nantinya, hal itu secara otomatis akan memperbaiki nama baiknya.

"Gus Dur harus dibersihkan nama baiknya karena bersalah atau tidaknya tidak bisa dibuktikan. Dengan gelar pahlawan, otomatis Gus Dur akan diperbaiki nama baiknya," tandas Benny. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.