inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Lelaki dan Perempuan Bekerja Sesuai Gender

Headline
istimewa
Oleh: Arief Bayuaji
Selasa, 5 Januari 2010 | 21:01 WIB
INILAH.COM, London - Lelaki dan perempuan ternyata setiap mengerjakan sesuatu atas dasar perbedaan gender. Benarkah?

Perempuan lebih cenderung mengharapkan pasangan mereka memotong rumput, mencuci mobil dan memperbaiki teknologi yang rusak. Sementara lelaki lebih cenderung mengharapkan pasangan perempuannya melakukan pekerjan seperti menyedot debu dan mencuci piring.

Harapan ini jelas mencerminkan atau mungkin menyebabkan timbulnya tren pembagian tugas-tugas tertentu antara lelaki dan perempuan. Jelas antara lelaki dan perempuan mengerjakan sesuatu berdasarkan gendernya.

Pekerjaan rumah tangga yang jauh lebih mungkin untuk secara teratur dilakukan oleh laki-laki daripada wanita adalah mencakup pemeliharaan alat-alat IT (14%) dan mencuci mobil (13%).
Sementara wanita jauh lebih mungkin menyukai pekerjaan membersihkan rumah atau apapun dari debu (28%), memasukan dan mengosongkan mesin cuci piring dan mesin cuci (25%) serta mencuci piring (20%). Hasil ini berdasarkan penelitian The TechGuys yang dikutip INILAH.COM dari situs femalefirst.

Tapi apa yang terjadi ketika lelaki dan wanita ada terlibat masalah?
Untuk yang satu ini perempuan lebih aktif dan tidak takut untuk meminta bantuan dari orang lain yang berada di sekitar rumah. Sementara lelaki lebih memilih menyelesaikan semuanya sendiri. Buktinya, lebih dari semua lelaki yang disurvei mengatakan mereka belum pernah meminta dan memanggil orang untuk membantu ketika melakukan tugas apapun. Sementara perempuan justru sebaliknya.
Presenter Real Rooms and Room Rivals Kathryn Rayward tentang itu berkomentar, "Semua orang berbicara tentang waktu pria ketika mereka berbicara tentang berapa lama diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dilakukan. Mereka tidak pernah berbicara tentang waktu wanita. Itu karena jumlah waktu yang diperlukan wanita untuk melakukan pekerjaan apa pun biasanya nol, karena kita telah mempelajari seni mendapatkan laki-laki untuk melakukan hal-hal untuk perempuan." [aji/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.