Senin, 28 Mei 2012 | 20:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Golkar Tunggangi Kematian Gus Dur
Headline
Burhanudin Muhtadi - inilah.com /Agung Rajasa
Oleh: Dwifantya Aquina
web - Rabu, 6 Januari 2010 | 07:39 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ada satu agenda Partai Golkar yang hingga kini masih tertunda, yakni meloloskan nama mantan Presiden Soeharto meraih gelar Pahlawan Nasional.

Obsesi masa lalu ini dimanfaatkan Golkar pasca meninggalnya Gus Dur sepekan yang lalu, apa ini berarti Golkar menunggangi kematian Gus Dur?

"Memang ungkapan yang paling lugas adalah Golkar menunggangi kematian Gus Dur untuk memperoleh gelar pahlawan bagi Soeharto," kata peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanudin Muhtadi kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (6/1).

Burhan menambahkan Golkar sedang memanfaatkan gelombang simpati dan momentum kepergian Gus Dur. Namun hal ini dianggap sia-sia dan tak berimbas apapun, karena resistensi publik terhadap Soeharto terlampau tinggi.

"Untuk menjadikan Soehato meraih gelar pahlawan kendalanya sangat besar. Persepsi masyarakat tentang Soeharto masih mengarah kepada gaya kepemimpinannya yang otoriter selama 32 tahun, korupsi dan sebagainya. Apalagi kasus-kasus yang melibatkannya tak ada penyelesaian hukum satu pun," imbuh Burhanudin.

Selain itu Burhanudin pun menganggap Golkar masih harus terus menunggu untuk mewujudkan obsesinya, agar Soeharto mendapat gelar pahlawan. Sebab, SBY dinilainya akan sulit setuju. "Persepsi publik tentang Soeharto tak lain karena Soeharto dianggap telah mewarisi segala bentuk hal yang buruk kepada bangsa," pungkasnya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.