Selasa, 29 Mei 2012 | 04:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ditemukan, Lima Planet Mirip Bumi
Headline
istimewa
Oleh: Syamsudin Prasetyo
web - Rabu, 6 Januari 2010 | 08:17 WIB
INILAH.COM, Jakarta Teleskop NASA Keppler berhasil menemukan lima planet mirip bumi. Planet lebih besar dan lebih panas dari bumi itu bisa dihuni alien jika memang ada.

Daftar planet di luar galaksi Bimasakti lebih banyak berkat observasi pertama dari teleskop luar angkasa Keppler NASA. Teleskop tersebut menemukan lima planet baru mirip bumi yang mengorbit bintang-bintang.

Saya ingin mengumumkan penemuan lima planet di luar sistem tata surya kita oleh Keppler, ujar Direktur Sains NASA William Borucki dalam pertemuan Perkumpulan Astronomi Amerika ke-215 di California.

Keppler yang mengorbit untuk mencari planet baru, berhasil menemukan planet mirip bumi yang kemungkinan menjadi tempat tinggal alien, selain ditemukan sebuah obyek aneh yang mengorbit sebuah matahari dan mengukurnya dengan menggunakan getaran yang menjalar dari permukaan bintang.

Lima planet yang baru ditemukan lebih besar daripada ukuran bumi kita, diperkirakan seukuran dengan Neptunus, dan empat planet lainnya lebih besar daripada Yupiter.

Lima planet ini mengorbit sangat dekat dengan bintang-bintang mereka, dengan waktu rotasi sekitar empat sampai lima hari dan sangat panas. Temperatur panasnya lebih dari lava cair, bahkan besi pun akan meleleh di permukaannya.

Jadi mereka adalah planet yang sangat panas dan sangat terang, ujar Borucki.

Planet yang berukuran seperti Neptunus dijuluki Keppler 4b memiliki kepadatan layaknya planet di tata surya kita, terdiri dari elemen yang lebih berat daripada hidrogen dan helium. Planet lainnya dinamakan Keppler 7b, memiliki kepadatan paling kecil di antara planet-planet yang ditemukan lainnya.

Keppler yang diluncurkan pada 6 Maret 2009 itu bertugas mencari cahaya lurus yang datang dari sebuah bintang dan mengindikasikan adanya planet yang transit di depan bintang tersebut.

Keppler telah menunjukkan kemampuan mengukur osilasi yang terpancar dari permukaan bintang. Dengan mempelajari seismologi bintang ini, dapat membantu peneliti menemukan pemahaman yang lebih baik atas usia dan struktur bintang. [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.