inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Cak Nun: Gus Dur Nggak Doyan Jual Citra

Headline
Emha Ainun Najib - istimewa
Oleh: Vina Nurul Iklima
Rabu, 6 Januari 2010 | 10:23 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Seminggu setelah wafat, ribuan para pelayat semakin membanjiri pusara mantan Presiden Abdurrahman Wahid. Antusiasme masyarakat yang besar itu buah dari egalitarian Gus Dur, bukan citra.

"Gus Dur itu sosok yang apa adanya, ia nggak pernah suka menjual pencitraan," kata seniman yang juga sahabat Gus Dur, Emha Ainun Najib kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (6/1).

Pria yang akrab disapa Cak Nun ini mengatakan, ribuan pelayat yang datang ke pusara Gus Dur di Jombang, Jawa Timur membuktikan betapa mereka mencintai sosok Bapak pluralisme ini dengan tulus. Mereka mengaji, mendoakan, hingga ada sebagian orang yang mengambil tanah makam Gus Dur yang diangap keramat.

"Jadi beda dengan pencitraan, karena tidak mungkin masyarakat berbondong-bondong melayat dari pelosok tanah air," ujarnya.

Dedengkot grup Kyai Kanjeng ini menilai, sungguh jarang ada negarawan yang seperti Gu Dur. Berbeda dengan politisi saat ini yang ramai-ramai menjual citra untuk menarik simpati masyarakat.

"Makanya apakah warisan ajaran Gus Dur ini perlu dilestarikan, menganugerahi gelar pahlawan nasional atau tidak Gus Dur sudah menjadi pahlawan buat rakyat," ungkap Cak Nun.. [ikl/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.