Senin, 28 Mei 2012 | 20:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Cak Nun: Gus Dur Nggak Doyan Jual Citra
Headline
Emha Ainun Najib - istimewa
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Rabu, 6 Januari 2010 | 10:23 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Seminggu setelah wafat, ribuan para pelayat semakin membanjiri pusara mantan Presiden Abdurrahman Wahid. Antusiasme masyarakat yang besar itu buah dari egalitarian Gus Dur, bukan citra.

"Gus Dur itu sosok yang apa adanya, ia nggak pernah suka menjual pencitraan," kata seniman yang juga sahabat Gus Dur, Emha Ainun Najib kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (6/1).

Pria yang akrab disapa Cak Nun ini mengatakan, ribuan pelayat yang datang ke pusara Gus Dur di Jombang, Jawa Timur membuktikan betapa mereka mencintai sosok Bapak pluralisme ini dengan tulus. Mereka mengaji, mendoakan, hingga ada sebagian orang yang mengambil tanah makam Gus Dur yang diangap keramat.

"Jadi beda dengan pencitraan, karena tidak mungkin masyarakat berbondong-bondong melayat dari pelosok tanah air," ujarnya.

Dedengkot grup Kyai Kanjeng ini menilai, sungguh jarang ada negarawan yang seperti Gu Dur. Berbeda dengan politisi saat ini yang ramai-ramai menjual citra untuk menarik simpati masyarakat.

"Makanya apakah warisan ajaran Gus Dur ini perlu dilestarikan, menganugerahi gelar pahlawan nasional atau tidak Gus Dur sudah menjadi pahlawan buat rakyat," ungkap Cak Nun.. [ikl/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.