INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Pansus Century Gayus Lumbuun menyatakan bahwa pejabat BI yang banyak tidak mengerti tanggungjawab posisinya. Sehingga banyak melempar kesalahan.
"Apa yang ditanya terakhir dari Golkar sangat memperjelas persoalan ini. Artinya masing pimpinan Bank Indonesia tidak mengukur di mana mereka bertanggungjawab," ujar Gayus dalam waktu skorsing rapat pansus hak angket Bank Century di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/1).
Menurut Gayus, Pansus akan mendalami tentang penyetujuan akuisisi dan terus melakukan pengusutan atas kepatutan merger. Karena Bank Century saat itu dalam posisi tidak layak merger, tapi merger tetap dilakukan.
Gayus juga menyatakan belum melihat apakah Mantan Direktur Pengawasan BI Sabar Anton Tarihoran merupakan kambing hitam karena disalahkan atau justru pihak yang mengusulkan merger walaupun dari pihak bawahan atau diskenariokan.
"Itu kesimpulan nanti apakah yang diatas mengatur di bawah atau salah ke atas. Akan kita telurusuri akan memanggil kalau perlu bukan hanya kroscek tapi konfrontasi keterangan dari SAT dan Maulana Ibrahim karena mengutip sepenggal," imbuhnya. [mvi/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !