Senin, 28 Mei 2012 | 20:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Terkait Meger Century
Inilah Catatan Maulana Yang Sengaja Dipotong Anton
Headline
Maulana Ibrahim - inilah.com /Agus Priatna
Oleh: Makarius Paru
web - Rabu, 6 Januari 2010 | 15:10 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Mantan Deputi Gubernur BI Maulana Ibrahim menyampaikan catatan yang sengaja dipotong Direktur Perektorat Pengawasan Perbankan I Anton Tarihoran terkait merger Bank Century ke Pansus Century.

"Saya berpendapat kalau merger ketiga bank ini mutlak dilakukan sehingga lebih cepat lebih baik dengan jadwal yang harus ditepati," ujar Maulana dalam catatannya tersebut.

Sementara oleh Sabar Anton Tarihoran surat tersebut diartikan langsung sebagai memo untuk segera melakukan merger tiga bank, Bank CIC, Piko, dan Danpac.

Sebelumnya pada sidang dengan pansus Century, mantan Deputi BI Maulana mengatakan ada sebagian dari catatan probadinya yang sengaja dipotong Anton.

Sementara Hendrawan Supratikno angota Pansus fraksi PDI-P mengakui kalau Anton sedikit salah mengutip catatan Maulana, dan memang ada yang dipotong.

Adapun catatan yang tidak dibacakan oleh Anton adalah terkait, 'Bank Indonesia jangan bersikap menunggu, menentukan waktu yang harus ditaati'. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.