INILAH.COM, Jakarta - PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sedang menjajaki pembelian unit bank syariah dan diharapkan rampung pada semester 2 2010.
Hal itu disampaikan Direktur Investasi Jamsostek Elvyn G Massaya, Rabu (6/1). "Kita harapkan selesai semester 2 2010" ujar Elvyn saat ditemui di hotel Four Season.
Ia menambahkan, Jamostek sedang jajaki 5 bank syariah untuk pembelian satu unit bank syariah. Bank syariah tersebut antara lain BNI Syariah, bank Bukopin, USS BTN, Bank Muamalat, dan Bank Agro. Jamsostek menyiapkan dana sekitar Rp 800 miliar yang sebagian akan digunakan untuk pembelian unit bank syariah tersebut.
Jamsostek juga melakukan diversifikasi investasi antara lain sekitar 30 persen untuk deposito, obligasi sekitar 45 persen, saham sekitar 17 persen dan reksadana sekitar 5 persen. "Obligasi jauh lebih besar karena investasi Jamsostek pada jangka menengah dan panjang," kata Elvyn.
Selain itu, Jamsostek juga mendapatkan potensi gain lebih besar dari investasi saham. Sebelumnya Jamsostek memiliki dana kelolaan sekitar Rp79 triliun pada 2009 dan sekitar Rp61 triliun pada 2008. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !