INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Pansus dari FPDIP, Gayus Lumbun menilai bahwa kata-kata 'bangsat' yang dikeluarkan oleh anggota Pansus dari FPD, Ruhut Sitompul, adalah inidikasi untuk melemahkan Pansus.
Kepada wartawan usai rapat Pansus Hak Angket Kasus Century, Rabu (6/1), pukul 19.45, Gayus yang dalam sidang Pansus sempat terlibat adu mulut dengan Ruhut mengatakan,''Selama ini memang ada kekhawatiran, bahwa kehadiran saudara Ruhut memang untuk melumpuhkan Pansus Century.''
Gayus sendiri sempat terlibat adu mulut dengan Ruhut. Itu terjadi saat Ruhut memprotes Gayus yang menurut Ruhut terlalu lama memberi kesempatan pada Fraksi PDIP untuk bertanya. Waktu itu, Gayus sempat terpancing emosi dan melontarkan dengan kata kurang ajar.
Ruhut membalas. Maka, terjadilah percekcokan. Sampai akhirnya, Ruhut juga mengeluarkan kata 'bangsat.' Tidak hanya itu, Ruhut sempat juga bilang:''Kalau nggak senang, lempar palu ke aku.''
Gayus mengatakan, selama ini ada kekhawatiran dari beberapa anggota Pansus kasus Century, bahwa Ruhut memang sengaja mau melumpuhkan Pansus.
''Kalau seandainya saya ikut emosi, dan saya melemparkan palu ke Ruhut, artinya sidang ini sudah selesai. Untung saja saya bisa menahan diri. Dari awal kita sudah tahu bahwa Ruhut selalu memotong-motong pembicaraan yang seolah-olah mengganggu jalannya sidang. Itu semua disadari semua anggota pansus,'' kata Gayus.
Karena itu, menurut Ruhut, tentang insiden kata 'bangsat' ini akan diproses ke fraksi. Setelah itu akan dibawa ke Dewan Kehormatan DPR.[ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !