INILAH.COM, Sanaa - Polisi Yaman menahan seorang pemimpin penting Al Qaeda yang diduga berada di belakang ancaman-ancaman yang menyebabkan sejumlah misi asing menutup pintu-pintu mereka.
Mohammed al Hanq terhindar dari penahanan Senin dalam satu operasi pasukan keamanan di Arhab, 40km utara Sanaa, tempat dua anggota keluarganya tewas dan tiga orang lainnya cedera.
"Mohammed al Hanq dan dua orang lainnya yang cedera ditangkap d sebuah rumah sakit provinsi Amran," utara Sanaa, kata salah seprang pejabat keamanan Yaman kepada AFP, Rabu (6/1).
"Mereka ditemukan di sebuah rumah sakit di Reedah, Amran," katanya.
Kedutaan Amerika Serikat yang ditutup dua hari lalu atas alasan keamanan karena ancaman al Qaeda terhadap kepentingan-kepentingan asing, menyatakan bahwa dengan "operasi keamanan yang berhasil di utara Ibu Kota itu pihaknya memulai kembali kegiatannya, Selasa.
Kedutaan-kedutaan Inggris dan Prancis yang juga ditutup, memulai kembali kegiatan mereka, Rabu. [*/cms]