Sabtu, 26 Mei 2012 | 19:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wimar: Gus Dur Tak Minta Gelar
Headline
inilah.com /Agung Rajasa
Oleh: Mevi Linawati
web - Jumat, 8 Januari 2010 | 13:06 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Usulan agar mantan Presiden Abdurrahman Wahid dianugerahi gelar pahlawan pluralisme memunculkan kontrobversi. Karena ternyata, Gus Dur tak pernah menginginkan gelar itu.

"Gus Dur tidak akan meminta gelar pahlawan," ujar mantan juru bicara kepresidenan Gus Dur Wimar Witoelar usai diskusi 'Mengenang Gus Dur' di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (8/1).

Menurut Wimar, sudah cukup masyarakat menyadari bahwa masyarakat menyia-nyiakan seorang besar, yang banyak disalah mengerti kepresidenannya. Tetapi ilmunya, keraifannya, dan kebijaksanannya berlaku terus sangat dimengerti saat ini.

Baginya Gus Dur adalah pahlawan dunia yang tidak perlu ada penganggkatan. "Itu saya rasa peninggalan terbesar dari presiden. Saya rasa gelar formalnya itu proses politik. Kalau ada kelompok yang semangat punya pahlawan sendiri silakan," katanya.

Sebelumnya, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan Gus Dur tidak tepat dikatakan sebagai tokoh pulralisme. Presiden RI keempat itu lebih tepat sebagai tokoh pembela kaum minoritas. DPR sendiri akan segera membahas gelar kepahlawanan Gus Dur dalam, sebelum disetujui dalam forum sidang paripurna DPR. [mev/ikl]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.