INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Umum DPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan se-Indonesia, Zainal Bintang, mengatakan, sikap Idrus Marham yang menolak memakai Passapu (peci adat) dinilai telah melukai hati para tokoh serta warga Sulawesi Selatan.
"Sejumlah tokoh Sulawesi Selatan (Sulsel) tiga hari terakhir ini mengontak saya dan mempersoalkan sikap Idrus Marham menolak memakai Passapu yang di kalangan tokoh adat kami menjadi sebuah simbol tertentu, apalagi ini memang jadi lambang keberanian sejak era Sultan Hasanuddin," ujarnya di Jakarta, Jumat (8/1).
Peristiwa itu sendiri, menurutnya, berawal dari kedatangan sejumlah mahasiswa Sulsel menemui Panitia Angket Century, termasuk Idrus Marham (dari Fraksi Partai Golkar, selaku Ketua Pansus) di Kompleks DPR/DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/1) lalu.
"Usai menyampaikan aspirasinya yang mendukung penuntasan pembongkaran skandal Bank Century, para mahasiswa ini menyerahkan Passapu sebagai simbol keberanian orang Sulsel. Tetapi ironisnya, Passapu itu malah dikenakan Idrus di kepala Maruarar Sirait (Fraksi PDI Perjuangan)," ujarnya, mengutip penuturan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Jakarta Utara, A Tahir Ratu.
Secara terpisah, budayawan Sulsel, Rahman Arge mengatakan, Passapu ini kehormatan bagi lelaki Bugis Massalar, apalagi tempatnya memang di kepala. [*/cms]