inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Jadi Pahlawan Spiritual-Material

Gus Dur dan Soeharto 'Dikawinkan'

Headline
Oleh: Vina Nurul Iklima
Sabtu, 9 Januari 2010 | 13:33 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Selain Abdurrahman Wahid, mantan Presiden Soeharto pun dianggap pantas diberi gelar pahlawan. Jika terus menuai kontroversi, sebaiknya kedua tokoh insipasi itu disatukan dalam sebuah gelar pahlawan.

"Untuk mencegah kecemburuan, Gus Dur dan Soeharto digabungkan dalam satu gelar saja, misalnya gelar pahlawan spiritual-material," kata pengamat politik Universitas Muhammadiyah Surakarta Aidul Fitriciada kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (9/1).

Sebelumnya, Partai Golkar menyatakan jika Gus Dur dianugrahi gelar pahlawan, maka Soeharto juga pantas mendapat gelar pahlawan nasional. DPR telah sepakat untuk membahas gelar kepahlawanan Gus Dur secepatnya.

"Gus Dur dan Soeharto ini sosok inspirasi. Kalau Soeharto dia memberikan kontribusi kepada negara wujud material pembangunan, terlepas dari gaya politiknya," ujar Aidul.

Sementara Gus Dur pahlawan yang lebi pada konteks spiritual kulturalisme. Terlepas dari kontroversi individu, keduanya sosok berpengaruh.

"Meski ada kelemahan dan tidak sempurna layaknya dewa, tapi mereka masing-masing punya karakter kuat, menginspirasi generasi muda bangsa, ini adalah aset," kata dia.

Selain bersatu dalam perbedaan, penggabungan dua tokoh itu berdampak positif pada iklim perpolitikan. Paling tidak mampu meredam kecemburuan elit parpol. "Bisa saja ada segelintir yang mempolitisasi dan memanfaatkan momen untuk kepentingan politis," tandasnya. [ikl/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.