INILAH.COM, Jakarta -Peluncuran super phone Google Nexus One langsung mendapat serangan dari Microsoft. Google harus berjuang keras mempopularkan perangkat lunak Android karena telah meluncurkan ponsel sendiri.
Robbie Bach, Presiden divisi perangkat dan hiburan Microsoft menyatakan karena Google membuat handset sendiri, maka produsen ponsel lain akan ragu-ragu menggunakan Android. Mereka akan takut tak akan pernah menjadi prioritas utama bagi Google.
"Melakukan baik [software dan hardware] sebenarnya sangat, sangat sulit," kata Bach dalam sebuah wawancara kemarin di Consumer Electronics Show di Las Vegas.
"Pengumuman Google itu mengirim sinyal ke mana mereka akan menempatkan komitmennya."
Ketika Google meluncurkan Nexus One, baik Motorola dan produsen ponsel HTC, bergabung dengan raksasa pencarian itu di atas panggung.
Chief Executive Motorola Sanjay Jha mengkonfirmasi perusahaan itu sedang mengerjakan berbagai perangkat Android baru, walaupun banyak pengamat industri menganggap Nexus One telah mencuri gemuruh dari handset Droid Motorola.
Operator jaringan selular di seluruh dunia, tampaknya juga tertarik untuk mengulurkan tangan mereka pada Nexus One. Vodafone telah mengkonfirmasi bahwa mereka berharap untuk menjadi pertama yang membawa Nexus One dengan harga subsidi di pasar Inggris.
Walaupun begitu T-Mobile yang sudah bermitra dengan Google di Amerika Serikat, telah mengadakan pembicaraan lanjutan dengan perusahaan di Eropa.
Google menyatakan sangat ingin bekerja sama dengan operator sebanyak mungkin.[ito]