Senin, 28 Mei 2012 | 20:54 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Istri: Sejak Disekap, Aan Suka Muntah Darah
Headline
Ilustrasi
Oleh: Laela Zahra
web - Minggu, 10 Januari 2010 | 15:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Rupanya Aan tidak sekedar disekap, dia juga menerima penganiayaan dari oknum Bareskrim Polda Maluku. Sejak disekap 12 jam, Aan kerap muntah darah.

"Aan mengeluarkan dahak darah kental, baru hari Rabu (6/1) kemarin bisa cair dahak darahnya," ujar Ranti di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (10/1).

Ranti mendampingi Pengacara Aan dari Kontras, Edwin Partogi, yang melaporkan penganiayaan terhadap suaminya ke Bareskrim dan Div Propam Mabes Polri.

Ranti menceritakan, akibat penyekapan tersebut, suaminya menderita luka memar bekas pukulan di pipi, gigi Aan terasa sakit semua, hingga tak dapat mengolah makanan dalam mulut. Selain itu, mata kiri suaminya juga lebam biru akibat pukulan.

Aan disekap dan dianiaya oleh 3 oknum polisi dari Bareskrim Polda Maluku, pada 14 Desember 2009 lalu, di Gedung Artha Graha, Jakarta. Diduga, yang memerintah untuk menyekap Aan adalah mantan bosnya sendiri, komisaris salah satu Bank swasta, Viktor Laiskodat. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.