INILAH.COM, Jakarta - Munculnya blog yang menghujat Islam disikapi biasa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Blog itu muncul sebagai ekspresi kedengkian dan miskinnya logika si pembuat dan tak akan berpengaruh terhadap Islam.
"Blog seperti itu tidak pernah hilang. Itu tidak aneh. Jangan kan di dunia maya yang orang bisa ngomong apa saja tanpa identitas jelas, di dunia nyata saja orang bebas yang melecehkan Islam," ujar juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto kepada INILAH.COM di Jakarta (10/1).
Ismail menyimpulkan, hadirnya blog yang anti-Islam karena rasa dengki kepada Islam. Kedengkian itu muncul karena kekalahan intelektual dan mereka para pembuat blog itu tidak mampu mambuka dialog yang ilmiah dan rasional.
Menurut Ismail, diperlakukan seperti apapun Islam tetap besar, tidak berpengaruh apa pun. Dia menyontohkan dengan semakin banyak orang yang mengkonversi Islam di Eropa dan Amerika. "Sia-sia orang melakukan penghujatan itu," tegasnya.
Ismail menginginkan pemerintah menyensor blog seperti itu. Namun dia pesimis hal itu bisa dilakukan. Menurutnya upaya penyensoran hampir sia-sia karena blog dengan gampang bisa dibuat, diberangus pun akan muncul kembali. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !