INILAH.COM, Denpasar - Jumlah wisatawan China yang berkunjung ke Bali sebanyak 188.594 orang selama periode Januari-November 2009, meningkat 58,93% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 118.665 orang.
"Peningkatan cukup signifikan itu paling tinggi dibanding enam dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Pulau Dewata," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Ida Komang Wisnu di Denpasar, Senin (11/1).
Ia mengatakan, mereka dengan menumpang pesawat udara yang terbang langsung dari negara ke Bandara Ngurah Rai, Bali. Hanya dua orang yang tercatat lewat pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar.
Meskipun persentase peningkatan pelancong China berlibur ke Bali paling tinggi, namun hanya menempati urutan ketiga setelah Australia dan Jepang.
Ida Komang Wisnu menambahkan, China memberikan kontribusi sebesar 8,72% dari seluruh wisman yang menikmati panorama alam serta keunikan seni budaya Bali sebanyak 2,16 juta orang.
Kondisi tersebut meningkat 13,31% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 1,90 juta orang.
Ida Komang Wisnu menjelaskan, dari 10 negara terbanyak memasok wisman ke Bali, enam negara mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan empat negara lainnya menunjukkan penurunan.
Enam negara yang mengalami peningkatan, selain China juga Australia 39,05%, Malaysia 5,99%, Prancis 47,23%, Inggris 12,44%, Belanda 21,34%, dan negara-negara lainnya 12,89%.
Empat negara yang mengalami penurunan meliputi Jepang 4,51%, Korea Selatan 7,31%, Taiwan 8% dan Jerman 4,20%. [*/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !