INILAH.COM, Jakarta - Seorang remaja terlempar akibat petir yang menyambar saat ia duduk di depan komputernya. Remaja itu selamat dari kecelakaan maut meskipun sempat mengalami sesak nafas.
Shayna McPaul 15 tahun remaja di Queensland itu terlempar satu meter ke belakang melewati lantai ruang tengahnya. Saat itu sambaran listrik menyerang melalui laptop miliknya yang sedang menjalankan aplikasi power point.
Kilat tersebut menyambar melalui jalan raya dan mengenai rumahnya selama terjadinya badai pada pukul 15.30 Jumat (08/01).
Sambaran tersebut membahayakan nyawa, dan sebelumnya telah merusak sebuah pemanggang listrik, alat musik, komputer dan lima lampu. Saudara Shayna langsung menelpon polisi melalui ponselnya ketika ibunya Anne dan ayahnya Doug berusaha menolong Shayna yang berjuang untuk bisa bernapas.
Saya terlempar ke belakang, lalu berusaha berdiri dan tiba-tiba saja jatuh kembali, ujar Shayna McPaul.[ito]