INILAH.COM, Jakarta - Perempuan yang sedang dalam proses persiapan bayi tabung dapat meningkatkan peluang kehamilan hingga 65% jika dibarengi terapi akupuntur.
Sekitar 10-15% pasangan mempunyai kesulitan mempunyai anak dan banyak diantaranya yang berpaling ke teknik pembuahan buatan, yaitu dengan cara membuahi sel telur di laboratorium kemudian ditanamkan ke rahim.
"Jika proses transfer ini dibarengi dengan terapi akunpuntur, peluang keberhasilan meningkat dibanding dengan yang tidak menjalani terapi sama sekali," demikian tulis peneliti Eric Manheimer dari pusat kedokteran University of Maryland.
Ujicoba dilakukan sebanyak tujuh kali pada 1.366 perempuan yang tengah menjalani prosedur pembuahan buatan. Pada hari embrio ditransfer, pada calon ibu itu ada yang diberi terapi akupuntur, setengah terapi, dan tidak sama sekali.
Ternyata pada perempuan yang menjalani akupuntur peluang hamilnya meningkat pesat, hingga 65% dibanding yang melakukan setengah terapi dan tidak sama sekali.
Meskipun demikian, Manheimer masih belum yakin dengan hasil itu, seperti dituliskan pada The British Medical Journal, masih perlu penelitian lanjutan guna mengkonfirmasikan hasil tersebut.
Sebagian perempuan yang tengah menjalani proses bayi tabung melakukan terapi akupuntur atas keinginan sendiri dan bukan anjuran dokter.
Sementara pihak akupunkturis mengatakan tidak terkejut dengan hasil penelitian itu. Menurut Presiden The American Academy of Medical Acupunture Dr Marshall H Sager, pihaknya telah melakukan banyak terapi pada pasangan yang tengah berusahan mendapatkan keturunan dan cukup banyak yang berhasil. [L1]