INILAH.COM, Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengharapkan sektor Usaha Kecil Menengah bisa masuk ke pasar modal.
Hal itu disampaikan Ketua HIPMI Erwin Aksa, Rabu (13/1). Ia mengatakan, dana yang masuk ke pasar modal bisa menggerakkan sektor riil. "Sektor riil yang menggerakkan perekonomian sehingga membutuhkan investasi untuk infrastruktur dan jalan tol," kata Erwin.
Seperti diketahui ada sekitar 40 ribu pengusaha muda yang tergabung di HIPMI. Selain itu, Erwin mengatakan, banyak pengusaha di HIPMI juga yang berinvestasi di pasar modal. Namun, Erwin menyayangkan pengusaha muda di HIPMI yang yang banyak bergerak di UKM belum menemukan format untuk bisa masuk ke pasar modal.
"Sekitar 10 persen hingga 15 persen perusahaan besar masuk ke bursa," kata Erwin. Ia berharap, BEI dan HIPMI bisa bekerjasama agar sektor UKM bisa tercatat di bursa.
Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, HIPMI dan BEI bisa bekerjsama untuk meningkatkan jumlah investor domestik, melakukan difersifikasi bisnis di pasar modal dan membantu anggota HIPMI untuk melakukan penawaran saham umum perdana. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !