INILAH.COM, Washington Pemerintah AS menyangkal tudingan Iran bahwa tentara bayaran Israel-AS menyewa tentara bayaran untuk menghabisi ilmuwan mereka.
Tudingan keterlibatan AS dalam insiden itu tak masuk akal, ujar Jubir Depdagri AS, Mark Toner, kepada AP, Rabu (13/1). Senada dengannya, sumber rahasia AP berkata Biro Intelijen AS (CIA) sama sekali tak terlibat dalam insiden pemboman itu.
Pemerintah Iran berang setelah seorang guru besar fisika mereka, Profesor Masoud Ali Mohammadi, tewas karena bom di sepeda motor yang diledakkan jarak jauh. Insiden itu terjadi ketika Profesor Masoud hendak berangkat kerja, Selasa (12/1) pagi waktu setempat.
Peristiwa ini merupakan ketiga kalinya ilmuwan Iran tewas dalam insiden mencurigakan. Pemerintah Iran mending Israel dan AS berada di balik serangan-serangan tersebut, melalui tentara bayaran yang mereka sewa untuk menghentikan kemajuan ilmu pengetahuan Iran. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !