inovasi portal berita
Sabtu, 4 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,995.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Terlalu Banyak Menonton TV Dapat Membunuh

Headline
istimewa
Oleh:
Rabu, 13 Januari 2010 | 15:45 WIB
INILAH.COM, Canberra - Satu jam tambahan di depan televisi setiap hari meningkatkan risiko seseorang meninggal akibat sakit jantung dan pembuluh darah sebesar 18%.

Menurut penelitian oleh beberapa ilmuwan Australia yang diterbitkan di Journal of the American Heart Association, masing-masing satu jam tambahan meningkatkan kemungkinan secara keseluruhan bagi seseorang untuk meninggal akibat semua sebab, termasuk kanker sebesar 11%.

"Tubuh manusia dirancang untuk bergerak, bukan duduk untuk waktu lama," kata pemimpin studi itu, David Dunstan.
"Tetapi perubahan teknologi, sosial dan ekonomi berarti orang tidak menggerakkan otot mereka sebagaimana mereka lakukan sebelumnya," katanya.
Profesor Dunstan, dari Baker IDI Heart and Diabetes Institute di Melbourne, mengatakan, duduk untuk waktu lama buruk bagi gula darah dan lemak, bahkan sekalipun seseorang sehat.
Hubungan antara menonton televisi dan peningkatan resiko kematian terbukti benar sekalipun tak ada faktor risiko lain seperti merokok, makanan yang buruk, kolesterol tinggi dan kegemukan.
Para peneliti itu memantau kebiasaan menonton televisi sebanyak 8.800 orang dewasa selama enam tahun, sebelum menerbitkan hasil yang mengejutkan itu. [*/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.