INILAH.COM, Jakarta - Kehadiran Ketua UKP3R, Marsilam Simanjuntak, terus dipertanyakan oleh Pansus Angket Bank Century. Dalam rangka apa, Marsilam hadir di rapat KSSK 21 November 2008.
Salah satu anggota Pansus dari Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno melihat di notulen rapat, ada kata-kata Marsilam yang diberikan tanda seru.
Sebagai pengajar ilmu filsafat, Hendrawan menilai pernyataan tersebut merupakan perintah. Ia mengutip pernyataan Marsilam "Betul apa nggak jawab dulu! jawab dulu pertanyaan saja!".
"Saya mengajar filsafat. Dari ilmu saya. Ini bahasa komando dan kopasus," nilainya.
Menanggapi itu, Sri Mulyani pun menjawab kalau posisi Marsilam sebagai narasumber saja. "Dia memang dipanggil sebagai narasumber sebagai sumber informasi," imbuhnya. [mvi/bar]