INILAH.COM, Makassar- Operator Indosat dan XL melakukan pergantian pucuk pimpinan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampapua). Mutasi untuk mengikuti dinamika pasar yang tumbuh pesat.
Posisi Head of Sulampapua Indosat Fadjar Oetomo, digantikan oleh Soejanto Prasetya, yang sebelumnya, Kepala Divisi Marketing dan Sales Support.
"Saya akan menempati posisi baru sebagai Group Head Channel Management," ujarnya yang menjelaskan jika perubahan struktur organisasi di Indonesia timur ini adalah bagian dari kebijakan manajemen untuk pembinaan karyawan secara periodik setiap dua hingga tahun.
Menurut Fadjar, pencapaian wilayah kerja Sulampapua cukup menggembirakan selama lebih dari dua tahun kepemimpinannya.
"Pelanggan kami tumbuh 1,2 juta sepanjang tahun 2008 dengan kontribusi Makassar sebesar 40 persen dari jumlah tersebut didominasi oleh pelanggan pra bayar," ujarnya.
Pada tahun yang sama, wilayah ini pertumbuhannya dinilai sebagai wilayah terbaik dari seluruh wilayah kerja Indosat di Indonesia. "Pertumbuhan terbaik dirasakan pada kuartal pertama tahun 2008 yang mencapai 50 persen," ujarnya.
Ia menilai, pada 2009 pertumbuhan pasar juga terhitung cukup baik dengan rata-rata penghasilan 10 persen. "Untuk 2010 kecenderungan pasar akan berkembang pada akses data," ujarnya.
Sebelumnya, di hari yang sama, perubahan struktur organisasi juga diumumkan oleh PT Excelcomindo Axiata Tbk pada posisi GM XL East I Sulampapua. Mutasi dilakukan dengan alasan untuk mengikuti dinamika pasar yang tumbuh dengan pesat.
Posisi Nuruddin digantikan oleh Liedya Andayani yang sebelumnya menjabat sebagai Manager Sales Jawa Timur. Nuruddin sendiri akan menempati posisi barunya sebagai GM Channel Control and Analysis.
Terkait perubahan struktur organisasi yang cepat, yaitu hanya sekitar tujuh bulan, Nuruddin menjelaskan, perubahan ini merupakan hal biasa.
"Pergantian posisi yang cepat seiring dengan dinamika pasar yang semakin cepat, posisi manajerial di tempat kami merupakan posisi yang dituntut untuk terus memperluas wawasan pada bidang yang berbeda-beda," jelas Nuruddin.[*/ito]