INILAH.COM, Jakarta - PT Indika Energy Tbk (INDY) masih menyisahkan dana hasil penawaran umum saham perdana atau IPO sebesar Rp802,13 miliar dari jumlah hasil yang diperoleh sekitar Rp2,45 triliun.
Demikian diungkapkan Direktur Utama Indika Arsjad Rasjid kepada BEI, Kamis (13/1). Ia menjabarkan, adapun penggunaan IPO ini untuk belanja modal sebesar Rp351,44 miliar, pengembagan usaha sumber daya energi sebesar Rp602,94 miliar, pengembangan usaha infrastruktur Rp555,61 miliar, sehingga totalnya mencapai Rp1,51 triliun.
Sisa IPO ini akan ditempatkan di Bank Mandiri dengan jenis rekening Giro Rupiah sebesar Rp1,08 miliar dan suku bunga 1,50%, Bank Mandiri dengan rekening Dolar sebesar Rp3,067 miliar dan suku bunga 0,05%, Citibank NA jenis rekening Dolar dengan suku bunga 0,20% sebesar Rp9,42 miliar, ANZ Panin Bank jenis rekening Deposito Berjangka dengan bunga 1% sebesar Rp57,39 miliar, ANZ Panin Bank jenis rekening Dolar sebesar Rp696 miliar, ANZ Panin Bank dengan jenis rekening Deposito Berjangka Dolar dengan suku bunga 0,40% sebesar Rp37,65 miliar.
DBS Bank Ltd jenis rekening Deposito Berjangka sebesar 0,10% sebesar Rp423 miliar, DBS Bank Ltd dengan jenis rekening Deposito Berjangka Dolar sebesar Rp940 miliar, HSBC jenis rekening Dolar sebesar Rp940 miliar, Credit Suisse dengan jenis rekening 0,10% sebesar Rp9,40 miliar. [san/cms]